Dalam menghadapi Era New Normal Dinas Pendidikan pastikan Pembelajaran Tetap Berjalan.
Kepala Seksi Kurikulum SMP, Bambang Ariyanto, Kepala Seksi Kelembagaan dan Peserta Didik SD, dan Kepala Seksi PAUD, Ahmad Asikin menjadi Narasumber dalam acara Bandung Menjawab, Auditorium Balai Kota, Selasa (04/08/2020).

Bambang Aryanto menyampaikan secara umum bahwa Pembelajaran Jarak Jauh ini sudah memasuki Jilid II, dalam hal ini Dinas Pendidikan membuat 2 Skenario diantaranya ; Pembelajaran Jarak Jauh tetap di laksanakan apabila situasinya masih belum zona hijau, PJJ di Era New Normal akan dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka apabila situasinya Zona Hijau.

“Dalam PJJ pertama ini sudah berjalan cukup lancar dengan persentasi 85%, dan yang 15% nya itu adalah terkendala dengan alat”. Tutur Bambang Aryanto
Maka dari itu, solusinya kami berikan Pembelajaran Luring atau tanpa menggunakan Jaringan atau bisa di sebut LKPD untuk para peserta didik yang tidak mempunyai alat, dan biasanya di antarkan dari sekolah kerumah peserta didik menggunakan pengiriman online.

Hasil Evaluasi PJJ dalam situasi pandemi ini memang menuntut guru harus lebih kreatif. Salah satunya ada anak didik yang orangtuanya bekerja dan sebagainya sehingga tidak dapat secara terus menerus mendampingi anak. Solusinya adalah kreatifitas guru dalam memanfaatkan teknologi dan membagi waktu saat pelaksanaan PJJ daring serta visitasi secara personal kepada siswa yang terkendala dengan alat bantu PJJ.

Dinas Pendidikan Kota Bandung, tetap berkoordinasi dengan Satgas Covid Daerah dan di Kewilayahan agar perkembangan daerahnya update untuk dijadikan pertimbangan apakah daerahnya bisa melakukan pembelajaran secara tatap muka atau belum. Tidak hanya itu, ada masa transisi selama 2 bulan.

Apabila selama masa transisi tidak ada yang terpapar atau tidak menjadi cluster baru, maka kita laksanakan pembelajaran tatap muka dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Risman Al Isnaeni menambahkan berkaitan dengan siswa Rawan Melanjutkan Pendidikan, dipastikan tetap dapat melakukan pembelajaran jarak jauh dengan pelayanan semaksimal mungkin.

Sementara itu, Akhmad Asikin menyebutkan pada prinsipnya, daring melalui zoom, wa grouf, luring pemberian bahan belajar kepada peserta didik yang dilengkapi dengan petunjuk atau panduan pembelajaran bagi orang tua, serta home visit untuk mengetahui permasalahan permasalahan yang di hadapi anak atau orang tua dan upaya pemecahannya. Sasaran daring untuk paud adalah orang tua dan anak, karena anak paud belum mandiri harus di dampingi orang tua.

Tim Kehumasan Disdik Bandung

 


Editor: Siti Fatonah