Berita Lengkap

2017-02-01 21:03:50
Sehari Bersama Dinas Pendidikan Kota Bandung
[vc_row][vc_column][vc_column_text]Pertemanan, kebersamaan dan silaturahmi itu menjadi penting dalam menjalankan pekerjaan’ begitu tutur Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Bapak Dr. H. Elih Sudiapermana, M.Pd., dalam acara “Satu Hari Bersama Dinas Pendidikan Kota Bandung”, Kamis, (2/1/2016) di Alam Santosa Ekowisata dan Budaya, jalan Pasir Impun, Bandung. Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai penuh kekeluargaan ini dihadiri para pejabat struktural dan seluruh staf Disdik Kota Bandung. Meningkatkan pemahaman dan pemantapan uraian tugas dan fungsinya masing-masing di setiap bidang menjadi salah satu kajian pada acara tersebut. Hal ini bertujuan untuk memudahkan karyawan dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari. Mengasah bagaimana seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Kadisdik mengingatkan bahwa dalam bekerja harus dibangun pertemanan, sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis, sehat dan berintegritas di lingkungan Dinas Pendidikan. Sekat-sekat di kantor hanya untuk urusan pekerjaan saja, tapi tidak berlaku dalam pertemanan. ‘Kudu akur jeung  dulur salembur’, begitu ungkapnya. Menjalin silaturahmi menjadi dasar dan meningkatkan aspek kemanusiaan itu adalah suatu keharusan, tanpa memandang tugas dan jabatan.Kita harus menjadi cermin untuk masyarakat, karena kita adalah unsur pendidikan. Harapan kita adalah memberikan pelayanan terbaik untuk sekolah dan masyarakat sesuai dengan visi kita yaitu terwujudnya pelayanan pendidikan yang bermutu, berkeadilan dan berwawasan lingkungan. Belajar mengapresiasi, terus semangat untuk belajar dan terus mengabdi untuk pendidikan. Hatur Nuhun (nrs)[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][lsvr_image image="447" size="full"][lsvr_image image="448" size="full"][/vc_column][/vc_row]
2017-02-01 20:55:21
Bunda PAUD dan Kadisdik Kota Bandung Hadiri Rapat Koordinasi Penguatan PAUD Holistik Integratif
[vc_row][vc_column][vc_column_text]Pendidikan adalah fokus dari Pemerintah Pusat dan Dinas Pendidikan Kota Bandung. Terutama, pendidikan anak di usia dini, karena dari sinilah akan terlahir calon-calon pemimpin bangsa di masa mendatang. Maka, diperlukan pola pengasuhan yang tepat untuk anak pada usia 0 sampai 6 tahun ini. Dinas Pendidikan Kota Bandung yang sangat concern terhadap pendidikan pada hari ini Rabu (1/2/2017) mengadakan Rapat Koordinasi Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif di SD BPI. Rapat ini dihadiri oleh para Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Bandung beserta organisasi Mitra (GOPTKI, Himpaudi, IGTKI, IGRA, Pengawas TK, Penilik PAUD dengan nara sumber Bunda PAUD Kota Bandung Ibu Atalia Ridwan Kamil dan Praktisi PAUD Nasional Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Bapak Dr. Elih Sudiapermana, M.Pd., hadir menjadi keynote speaker. Dalam, narasinya beliau mengatakan bahwa pemerintah pusat dan jajaran pendidikan akan fokus pada pendidikan anak di usia dini. “Supaya PAUD menjadi Fokus Disdik dan Pemerintah Kota” tuturnya. Beliau berharap agar masyarakat saling mengingatkan, menjalin kerjasama yang baik, bersinergi dan berintegrasi antar PKK, jajaran pendidikan dan dengan layanan lainnya dalam memberikan layanan pengasuhan pada anak usia dini ini. Setelah sambutan dari Kadisdik, acara dilanjutkan dengan paparan dari Bunda PAUD  Ibu Atalia Ridwan Kamil. Beliau menjelaskan bahwa pengembangan PAUD holistik Integratif adalah suatu layanan PAUD yang menyeluruh dan terpadu dalam upaya pemenuhan kebutuhan esensial anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia. Ibu Ata juga menambahkan, disetiap daerah harus harus ada Bunda PAUD, hal ini dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas/mutu dan relevansi layanan PAUD. Karena Bunda PAUD merupakan tokoh sentral dalam Gerakan Nasional PAUD. Hatur Nuhun (nrs)[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][lsvr_image image="439" size="full"][/vc_column][/vc_row]
2017-01-27 15:29:14
PERWAL PPDB
[gview file="http://disdik.bandung.go.id/ver3/wp-content/uploads/2017/08/PERWAL-160-TAHUN-2017-UPT-FINAL-rev-26-Jan-2017.pdf"]
2016-11-02 09:07:36
Disdik Kota Bandung Luncurkan Edu Box Kemudahan Layanan Pendidikan Dalam Genggaman
BANDUNG – Dunia pendidikan Kota Bandung membuat terobosan pelayanan publik. Hal itu ditandai dengan dikeluarkannya inovasi program Edu Box, pada Selasa 1 November 2016. Peluncuran dilakukan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana, di halaman kantor dinas. Edu Box merupakan program layanan pendidikan berbasis teknologi informasi (TI). Sebagai spirit yang tengah menjadi konsern Dinas Pendidikan (disdik), untuk terus memberi pelayanan dan tata kelola pendidikan menggunakan TI. Upaya ini dilakukan bagi kemudahan akses masyarakat dan transparansi pengelolaan birokrasi. ’’Edu Box dapat diakses oleh pegawai, guru, peserta didik dan orang tua melalui aplikasi mobile di smartphone. Untuk orangtua berupa laporan absensi, nilai dan posisi anak,’’ ujar Kadisdik Elih Sudiapermana, kemarin (31/10). Menurut Elih, dalam penerapannya, Edu Box terbagi menjadi dua. Pertama sekolah dengan perangkat Edu Box. Pada kondisi ini perangkat tidak harus langsung terkoneksi ke internet. Melainkan, cukup melalui koneksi jaringan sekolah atau local area network (LAN). Kedua, sekolah tanpa perangkat Edu Box bisa langsung mengakses aplikasi Bandung Smart School menggunakan akses internet. Namun, keduanya akan tetap terhubung ke server aplikasi Bandung Smart School. ’’Kenapa dibagi menjadi dua, intinya untuk memudahkan saja,’’ kata dia di kantornya. Pria berkacamata ini menjelaskan, di dalam Bandung Smart School terdiri atas enam layanan. Yakni, kelas digital, media bahan ajar, tautan bahan ajar, kolaborasi sekolah dan orang tua, administrasi sekolah, serta ujian dan tugas dalam jaringan. Masing-masing layanan ini memiliki inforamasi spesifik. Misal, kata Elih, pertama dalam kelas digital, akan terjadi aktivitas kegiatan belajar mengajar yang biasanya terjadi di kelas konvensional. Tapi, tanpa tatap muka. Buku-buku dibuat digital. Sedang dikembangkan juga di layanan ini Assessment Centre. Sebuah layanan pendidikan sepanjang hayat untuk meningkatkan lama waktu kesempatan pendidikan. Artinya, bagi siapapun, usia berapapun, kapanpun, tanpa ada biaya, namun bisa tetap menikmati layanan pendidikan. Tinggal daftar. Lalu peserta didik akan dikelompokkan pada pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang tersedia. Setelah itu, peserta didik tinggal mengikuti ujian. Kedua, layanan media bahan ajar. Di situ merupakan tempat penyimpanan dokumen materi pembelajaran terstruktur. Berdasarkan standar kompetensi/kompetensi dasar (SK/KD). Maupun berdasarkan kompetensi inti/kompetensi dasar (KI/KD). Ketiga, tautan bahan ajar. Berisi link ke semua link sumber di dunia. Dari tempat-tempat media belajar yang diisi oleh orang lain. Baik dalam maupun luar negeri. Keempat, kolaborasi sekolah dan orangtua. Di layanan ini akan bisa diketahui nilai dan absensi. Bisa terjadi komunikasi antara guru, orangtua, kepala sekolah dan wali kelas terkait kondisi peserta didik. Bagi pelajar SMP orangtua bisa komunikasi dengan guru bimbingan konseling. Ada juga layanan komunikasi dengan pembimbing anak berkebutuhan khusus. Kelima, layanan administrasi sekolah berisi segala hal yang berkait dengan administrasi sekolah bisa diakses tanpa perlu bertemu. Keenam, ujian dan tugas dalam jaringan dilaksanakan berbasis TI. Elih berharap, dengan kehadiran Edu Box, dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Dengan begitu, tujuan kemudahan pelayanan pendidikan akan tercapai. Semua inovasi ini dilakukan sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan manajerial yang sedang terjadi di disdik. ’’Masih akan ada lagi layanan-layanan pembelajar berbasis TI yang kami akan hadirkan bagi masyarakat Kota Bandung,’’ ungkap pria kelahiran 14 November 1961. (Humas Disdik Kota Bandung)
2016-10-06 13:34:48
Materi Diklat TU Dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandung
[gview file="http://disdikkota.bandung.go.id/webs/wp-content/uploads/2016/10/MATERI-DIKLAT-TATA-USAHA-DISDIK-KOTA-BANDUNG.rar"]
2016-10-01 09:15:38
Sepakat Fokus Kelanjutan Pendidikan Ananda
BANDUNG – Kelanjutan pendidikan menjadi fokus Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menyikapi persoalan yang dialami Ananda atau DP, 15, siswa SMAN 4. Hal ini selaras dengan hasil pertemuan pada Jumat (30/9). Setelah mediasi diikuti orangtua Ananda, Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sekolah dan disdik. Kadisdik Kota Bandung Dr Elih Sudiapermana MPd menjelaskan, menjadi konsern dinas dan mediasi lebih membicarakan keberlangsungan sekolah Ananda. Bahkan, bukan hanya itu, tapi justru ada jaminan dari pemerintah, masa pendidikan Ananda diakui pernah belajar di SMAN 4. Dengan begitu, Ananda dapat menikmati masa memperoleh pendidikan yang baik. ’’Alhamdulillah Ananda kita, sudah memilih sekolah yang merasa nyaman atas bimbingan persetujuan orangtua. Insya Allah, kami membantu dari aspek-aspek administrasi yang dibutuhkan,’’ ujar dia saat jumpa pers usai mediasi di Kantor Disdik Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani. Pilihan melanjutkan kepindahan pendidikan Ananda, kata Elih, masih di Kota Bandung. Artinya, sudah ada pilihan sekolah terbaik dari Ananda yang disetujui orangtua. Tinggal disdik membantu dari sisi administrasi. Sekolah asal pun nanti memproses secara teknis. Dengan begitu, diharapkan tidak ada persoalan di kemudian hari. ’’Mereka anak-anak kita. Mari jaga dan lindungi pendidikannya,’’ ucap Elih. Wakil Ketua Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengaku bersyukur, proses mediasi berhasil. Baik orangtua Ananda maupun sekolah telah sepaham. Bahwa terjadinya dinamika dalam kehidupan merupakan hal biasa. Termasuk di dunia pendidikan. Namun yang terpenting, semua memiliki semangat untuk bersama melakukan perbaikan. ’’Alhamdulillah orangtua dan sekolah cukup memahami dengan adanya dinamika ini,’’ terang dia. Susanto juga membenarkan, fokus kesepakatan mediasi adalah kelangsungan pendidikan Ananda. Kedua pihak sepakat memfasilitasi itu. Diawali dengan menyampaikan apa yang menjadi pilihan siswa. Lalu, apa yang bisa dilakukan sekolah. Sampai, apa yang bisa dibantu disdik. Sesuai dengan kewenangan masing-masing. ’’Hari ini menjadi kebahagiaan. Prinsipnya KPAI fokus pada apa yang terbaik buat anak,’’ kata dia. Danny Daud Setiana, orangtua Ananda mengakui, bisa memahami kejadian yang dialami anaknya. Saat mediasi, dengan terlebih dirinya dan sekolah menyampaikan persepsi. Sampai pada sebuah keadaan bisa saling memahami persoalan. Akhirnya, bisa saling mengakui ada hal yang tidak sempurna. Kemudian, dicapai solusi yang akan memudahkan Ananda melanjutkan pendidikan. ’’Mudah-mudahan solusi ini jadi keberkahan dan kebaikan bersama,’’ ungkap dia. Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Bandung Dadang Yani Zakaria mengucapkan, terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya mediasi dengan baik. Banyak hikmah yang bisa didapat dari hal tersebut. Sekaligus menjadi upaya perbaikan ke depan. ’’Yang penting Ananda bisa melanjutkan sekolah. Mungkin saja di sekolah yang baru dan kami siap membantu prosesnya. Diserahkan kembali kepada pilihan anaknya,’’ papar dia. Seperti diketahui, orangtua Ananda, siswa SMAN 4 beberapa waktu lalu mengadu ke KPAI pusat, terkait adanya dugaan sikap diskriminasi SMAN 4 Kota Bandung terhadap anaknya, DP. (humas disdik kota bandung)
2016-09-26 09:21:59
Daftar Undangan Diklat TU Sekolah Tahun 2016
[gview file="http://disdikkota.bandung.go.id/webs/wp-content/uploads/2016/09/Surat-dan-Lampiran-Diklat-TU-2016.rar"]
2016-09-20 09:49:05
Format RKA Perubahan
Download contoh format RKA Perubahan. silahkan unduh disini
2016-09-13 15:53:58
Disdik Peroleh Piala Tetap PORPEMKOT 2016
Selamat, Dinas Pendidikan Kota Bandung kembali menjadi juara umum Pekan Olah Raga Pemerintah Kota Bandung yang dilaksanakan dari tanggal 29 Agustus hingga 8 September 2016. Setelah menjuarai Porpemkot selama 3 kali berturut- turut, akhirnya Disdik menerima Tropi tetap Porpemkot ke-V Tahun 2016 yang diserahkan tadi pagi (9/9) di Plaza Balai Kota Bandung. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan ajang dalam memperkuat silaturahmi antar Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. "Tidak saja silaturahmi dan sportifitas yang terbangun, namun kesadaran diri akan pentinnya Olahraga untuk kesehatan pun akan ikut terbangun dengan baik sehingga meningkatkan motivasi kerja." ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Bapak Dr. H. Elih Sudiapermana, M.Pd. (nrs)  
2016-09-13 15:19:53
Disdik Kota Bandung mendapatkan Penghargaan dari MarkPlus Inc.
Dinas Pendidikan Kota Bandung mendapatkan salah satu atas Bandung Service Excellence Award 2016 yang diselenggarakan oleh MarkPlus Inc. Pemenang dengan kategori Publik diberikan oleh Senior Vice President & Chief Operating Officer of MarkPlus, Inc Dr. Jacvky Mussry kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Ibu DR. Mia Rumiasari, M.Si pada Hari Kamis (8/9/2016) di Hotel Anston Primera Pasteur Bandung. "Banyak masalah yg sudah diselesaikan pemerintah, tapi masyarakat tidak tahu, pelayanan publik meningkat masyarakat tidak tahu, tapi kenapa kekeliruan kecil bisa booming dimedia? Itu karena Pemerintah lupa meng-counter berita di media" itu yang disampaikan olehVice President Dr. Jacky Mussry dalam seminal service secrets 9 jurus pelayanan khas Indonesia. Tapi MarkPlus Inc dibawah pimpinan Bpk. Hermawan Kartajaya menilai ada beberapa Pelayan Publik yang sudah berupaya meningkatkan servis pelayanan publiknya. Untuk Tahun 2016 di Kota Bandung, Dinas Pendidikan Kota Bandung terpilih sebagai one of the champions of Bandung WOW service Excellence Award category : Public Service. Terima kasih atas apresiasinya Semoga Kami dapat meningkatkan pelayanan pendidikan dengan lebih baik lagi. Aamiin