Bandung (27/8/2020) Dinas Pendidikan Kota bandung cairakan 31,5 M Honorarium Peningkatan Mutu guru atau HPM bagi 6.457 pendidik dan tenaga kependidikan bukan ASN. HPM merupakan salah satu bentuk Komitmen Wali Kota Bandung untuk memajukan dunia pendidikan. HPM ini diberikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan bukan ASN.
Sejak Januari 2020, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung telah menerbitkan 4.700 Surat Tugas bagi PTK Bukan ASN yang bertugas di Satuan Pendidikan Negeri. Dengan diterbitkannya Surat Tugas tersebut kepala Dinas pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanajar berharap PTK yang bertugas semakin meningkatkan rasa memiliki dan cinta terhadap Kota Bandung, dengan demikian keinginan untuk terus meningkatkan kapasitas diri semakin meningkat.
“saya percaya bahwa PTK di Kota Bandung akan selalu berupaya meningkatkan kinerjanya, karena mereka menyayangi anak didik mereka, mereka pasti ingin anak didiknya menjadi penerus bangsa untuk mengisi revolusi industri 4.0″tutur Hikmat.
Era revolusi industri 4.0 ini membutuhkan generasi yang memiliki kompetensi abad 21 diantaranya kompetensi komunikasi, kolaborasi, berfikir kritis, dan kreatif. Hikmat berharap seluruh Pendidik terus mengasah kompetensi abad 21 pada anak didiknya dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah serta mendukung berjalannya adminitrasi dengan baik.

Humas Disdik Kota Bandung – Pada Kamis (27/08) bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Bandung gelar Sosialisasi Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) yang ditujukan untuk seluruh Aparatur Sipil Negara. Hadir Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Edi Suparjoto, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Sukanda, Pejabat Struktural Disdik, dan 21 perwakilan ASN Dinas Pendidikan Kota Bandung. Dimulai pukul 10.00, Kegiatan ini tidak diadakan melalui Daring, karena dipandang sangat penting untuk membimbing serta memberikan tata cara untuk mengakses laporan secara langsung. Harapannya sosialisasi dapat berjalan dengan lancar. Bukti kegiatan ini mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan adanya tatanan layout kursi yang berjarak, kemudian peserta juga diwajibkan menggunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun, penyemprotan disinfektan dan dicek dengan alat pendeteksi suhu tubuh sebelum memasuki gedung Disdik Kota Bandung. Pemateri Sekretaris Inspektorat, Mia Rumiasari dalam sosialisasi menyampaikan mengenai laporan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan penginputan LHKASN dan beberapa materi mengenai pengenalan atau tata cara penggunaan aplikasi LHKASN, data wajib LHKASN dan LHKPN, perbedaan LHKASN dan LHKPN, tugas APIP dalam LHKASN, serta pemaparan materi singkat tentang dasar hukumnya, asal-usul harta, dan sebagainya. Mia Rumiasari menambahkan, untuk pelaksanaan muatan surat edaran No 1 Tahun 2015 Pemkot Bandung. Selanjutnya menyampaikan beberapa harta yang dilaporkan, antara lain; harta ASN, harta suami dan istri, dan harta anak. Tim Humas Disdik Bandung
Bandung – Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 selenggarakan Workshop Dalam Optimalisasi Pembelajaran Jarak Jauh dengan Penyesuaian Suplemen Dokumentasi KTSP Masa Covid 19, SMPN 6, Rabu (12/08/2020).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar di dampingi Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Edy Suparjoto, Pengawas Pembina, dan Kepala Sekolah SMPN 6, Rukhiyat.
Pembelajaran Jarak Jauh dengan media daring ada kurang lebihnya sehingga tidak se ideal yang kita harapkan, karena di situasi yang tidak ideal ini. Maka dari itu, kita dituntut untuk berkreatif agar pembelajaran tetap berjalan serta sebagai Garda Terdepan harus memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas Pendidikan di Kota Bandung.
“Tidak usah berkeluh kesah, karena bapak dan ibu guru sebenarnya sudah mempunyai banyak tabungan amal ibadah”.Ucap Kadisdik Kota Bandung.
Hikmat menambahkan dalam mengantisipasi pandemi ini, paling penting adalah kita tetap menjaga kesehatan, dan tetap melakukan protokol kesehatan. Terakhir di masa pandemi ini, mari kita tetap jaga kekompakan, jaga solidaritas, jaga keharmonisan, untuk memberikan pelayanan pendidikan semaksimal mungkin.
Sementara itu, di waktu dan tempat yang sama, Kepala Bidang P3TK, Edy Suparjoto menambahkan bahwa sekolah itu rumah kedua, maka bagaimana caranya kita buat berkah tumaninah, dan itu kita yang ciptakan.
“Rumah kedua itu di bangun oleh komunikasi yang positif sehingga akan muncul iklim yang baik untuk kita semua”. Tutur Edy Suparjoto.
Silahkan berinovasi, berkreatifitas, berkolaborasi dan berkreasi.
Tim Kehumasan Disdik Bandung

Dalam menghadapi Era New Normal Dinas Pendidikan pastikan Pembelajaran Tetap Berjalan.
Kepala Seksi Kurikulum SMP, Bambang Ariyanto, Kepala Seksi Kelembagaan dan Peserta Didik SD, dan Kepala Seksi PAUD, Ahmad Asikin menjadi Narasumber dalam acara Bandung Menjawab, Auditorium Balai Kota, Selasa (04/08/2020).
Bambang Aryanto menyampaikan secara umum bahwa Pembelajaran Jarak Jauh ini sudah memasuki Jilid II, dalam hal ini Dinas Pendidikan membuat 2 Skenario diantaranya ; Pembelajaran Jarak Jauh tetap di laksanakan apabila situasinya masih belum zona hijau, PJJ di Era New Normal akan dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka apabila situasinya Zona Hijau.
“Dalam PJJ pertama ini sudah berjalan cukup lancar dengan persentasi 85%, dan yang 15% nya itu adalah terkendala dengan alat”. Tutur Bambang Aryanto
Maka dari itu, solusinya kami berikan Pembelajaran Luring atau tanpa menggunakan Jaringan atau bisa di sebut LKPD untuk para peserta didik yang tidak mempunyai alat, dan biasanya di antarkan dari sekolah kerumah peserta didik menggunakan pengiriman online.
Hasil Evaluasi PJJ dalam situasi pandemi ini memang menuntut guru harus lebih kreatif. Salah satunya ada anak didik yang orangtuanya bekerja dan sebagainya sehingga tidak dapat secara terus menerus mendampingi anak. Solusinya adalah kreatifitas guru dalam memanfaatkan teknologi dan membagi waktu saat pelaksanaan PJJ daring serta visitasi secara personal kepada siswa yang terkendala dengan alat bantu PJJ.
Dinas Pendidikan Kota Bandung, tetap berkoordinasi dengan Satgas Covid Daerah dan di Kewilayahan agar perkembangan daerahnya update untuk dijadikan pertimbangan apakah daerahnya bisa melakukan pembelajaran secara tatap muka atau belum. Tidak hanya itu, ada masa transisi selama 2 bulan.
Apabila selama masa transisi tidak ada yang terpapar atau tidak menjadi cluster baru, maka kita laksanakan pembelajaran tatap muka dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.
Risman Al Isnaeni menambahkan berkaitan dengan siswa Rawan Melanjutkan Pendidikan, dipastikan tetap dapat melakukan pembelajaran jarak jauh dengan pelayanan semaksimal mungkin.
Sementara itu, Akhmad Asikin menyebutkan pada prinsipnya, daring melalui zoom, wa grouf, luring pemberian bahan belajar kepada peserta didik yang dilengkapi dengan petunjuk atau panduan pembelajaran bagi orang tua, serta home visit untuk mengetahui permasalahan permasalahan yang di hadapi anak atau orang tua dan upaya pemecahannya. Sasaran daring untuk paud adalah orang tua dan anak, karena anak paud belum mandiri harus di dampingi orang tua.
Tim Kehumasan Disdik Bandung

Disdik Sync Kota Bandung Versi DAPO200729.R7
Link Download :
Update 6 September 2021 : Disdik Sync telah diupdate ke versi DAPO210906.R8.
Silakan kunjungi link berikut untuk mengunduh versi terbaru :
http://go.disdik.bandung.go.id/syncr8
Catatan :
Apabila terjadi error saat menjalankan aplikasi, silahkan mengunduh Visual C++ Runtime melalui link berikut :
https://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=48145
Kemudian installkan terlebih dahulu.
Untuk adik adik dan Orangtua murid yang akan memulai MPLS khususnya pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dapat mengunduh buku pedoman berikut. [gview file="https://disdik.bandung.go.id/ver3/wp-content/uploads/2020/07/Panduan-MPLS-1.pdf"]
Uji Publik Rancangan Peraturan Wali Kota Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman kanak-Kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.
– Surat Kepala Dinas
https://go.disdik.bandung.go.id/suratujipublikppdb
– Draft PPDB dapat di unduh melalui alamat:
https://go.disdik.bandung.go.id/draftppdb2020
– Lampiran PPDB dapat di unduh melalui alamat:
https://go.disdik.bandung.go.id/lampiranppdb2020
Terima Kasih telah mempelajari Rancangan Peraturan Wali Kota Bandung tentang PPDB, untuk itu kami mohon masukan Bapak/Ibu/Saudara melalui formulir daring yang telah kami sediakan agar PPDB tahun 2020 ini dapat terselenggara dengan baik. Sebelumnya Kami ucapakan terima kasih atas partisipasi yang telah disampaikan.
Bandung – Dinas Pendidikan Kota Bandung Melalui Seksi Kelembagaan dan Peserta Didik Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar, laksanakan Evaluasi Penyusunan RKAS dan Persiapan Pergeseran Anggaran Program Penyelenggaraan Sekolah Gratis Tahun 2020. Kegiatan diselenggarakan selama 5 hari (13-17/04/2020), dibagi menjadi 9 Sesi dengan 30 Peserta per sesi, terdiri dari Kepala Sekolah Tingkat Sekolah Dasar Negeri.
Hadir dalam pembukaan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar di damping Sekretaris Dinas Pendidikan, Cucu Saputra, Kepala Bidang PPSD, Deni Kurniadi, Kepala Bidang P3TK, Edi Suparjoto, Kepala Seksi Kurikulum SD, Akhmad Taufan, Kepala Seksi Kelembagaan dan Peserta Didik SD, Risman Al Isnaeni, Kepala Seksi Sarana Prasarana SD, Fahrul Wiratmaja.
Hikmat Ginanjar dalam pembukaanya, menyampaikan bahwa pertama yaitu, berkaitan dengan penyusunan RMP yang sudah disetujui oleh DPRD dan sudak masuk dalam Raperda harus dilaksanakan dengan tepat sasaran, serta tidak digunakan dengan hal hal yang lainnya.
Kedua, sesuai dengan Surat Edaran Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 04 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang harus di tindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah, maka dari itu, kegiatan ini merupakan Evaluasi Daring atau Pembelajaran Jarak Jauh tingkat Sekolah Dasar. Selain itu point point yang tertera dalam SE Kemdikbud Nomor 04 Tahun 2020 harus dilakukan sebagaimana mestinya.
“Proses kegiatan belajar mengajar saat ini, harus di tuntaskan oleh kita semua”. Katanya.
Kadisik berpesan bahwa kita harus bekerja keras, ikhlas, dan tetap bekerja sama, karena baik buruknya pendidikan ada di tangan kita semua, serta harus saling mengingatkan dalam kekurangan maupun kebeneran.
“Saya titip, para peserta didik tetap belajar, libatkan orang tua, jangan diberikan pelajaran yang memberatkan, serta buat komunikasi yang intensif supaya peserta didik dapat merasakan pendidikan yang berkarakter dalam merdeka belajar”. Tutur Hikmat di akhir sambutannya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu saputra menambahkan dalam situasi yang darurat, maka saatnya diperlukan tenggang rasa yang tinggi sebagai anak bangsa, dan sebagai warga negara, serta diperlukan dan harus dilakukan extra oleh diri kita.
“kalo kita belum bisa maksimum berbuat baik, maka jagalah lingkungan sekitar, minimal kita jangan merusak lingkungan”. Tutur Cucu Saputra.
Sementara itu, Risman Al Isneni dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease atau Covid 19 dengan dibaginya 9 Sesi, dan 30 peserta, melakukan bilik sterilisasi bagi peserta yang akan memasuki area kantor Disdik, melakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan Thermometer, dan memberikan Hand Sanitizer, serta Penyemprotan Desinfektan sebelum dan sesudah kegiatan oleh sukarelawan PMI dan TCT. (AMF)
Tim Kehumasan Disdik Bandung
