Berita Lengkap

2019-10-17 15:07:39
Pembekalan Rintisan Usaha Pasca Pelatihan
Dinas Pendidikan Kota Bandung rampungkan kegiatan Pembekalan Rintisan Usaha Pasca Pelatihan bagi Peserta Didik penerima Bantuan Pendidikan BOP LKP dan PKBM, Fave Hotel, (15-16/10/2019). Turut hadir Kepala Bidang PP PAUD Dikmas Abdul Gaos, Kepala Seksi Dikmas Cucu Halimah, Staf Dikmas dan para narasumber serta Pimpinan Lembaga LKP dan PKBM. Kegiatan ini diiikuti Oleh 190 Peserta Angkatan terakhir atau angkatan ke-3 yang terdiri dari 14 lembaga penerima bantuan pendidikan BOP LKP dan PKBM. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan peserta dalam upaya merintis usaha setelah pelatihan - pelatihan yang diberikan, serta mampu memanfaatkan dengan baik BOP dari Pemerintah. Ditutup secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan PAUD dan Dikmas Abdul Gaos, Gaos mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh peserta dari angkatan pertama hingga terakhir, beliau berharap semua peserta dapat mengamalkan ilmu yang didapat pada pelatihan ini, dan semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat mencetak wirausahawan baru di Kota Bandung. (ARF,Irv - TimKehumasanDisdikBandung) 1 2 7 3 4 5 6
2019-10-17 14:52:49
Lestarikan Budaya, Disdik selenggarakan FGD Micinta Budaya pencak silat.
Dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar, Dinas Pendidikan Kota Bandung selenggarakan Forum Group Diskusi di Gedung Mayang Sunda (16/10/2019) Selain Kadisdk, FGD ini dihadiri oleh Kepala Bidang PPSD Dani Nurahman, Kepala Kurikulum SD Deni Kurniadi dan Para Pejabat Disdik fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandung. Peserta yang hadir adalah seluruh kepala SD yang telah melaksanakan program ekstra kurikuler pencak silat di masing-masing sekolahnya. Dalam sambutannya, Hikmat mengatakan bahwa untuk loyalitas kecintaan terhadap Budaya, kita bisa mencontoh kepada orang Korea. “Orang Korea itu dimana dan kapan pun mereka selalu mengedepankan budayanya, mereka sangat mencintai budayanya, Jangan sebaliknya, kita justru mengadopsi budaya asing dan lupa terhadap budaya sendiri",ujarnya,”. Kecintaan orang korea terhadap budaya lokal membuat orang Korea terbiasa bersikap sesuai kebiasaan, dimanapun mereka berada merkea menjunjung budaya lokal Korea. Sehingga kekuatan budayanya ini dapat mempengaruhi lingkungan sekitar. Tak heran jika budayanya membuat Budaya korea menyebar ke luar negara negeri Gingseng ini. Pencak silat merupakan olahraga beladiri yang mengandung nilai – nilai seni tadisonal sunda. Dimana didalamnya terkandung pesan-pesan moral kehidupan. “dengan jasmani yang sehat, tentu terkandung rohani yang hebat, yang mempunyai rasa peduli sesamanya. dan Filosofi Pencak silat mengasah karakter baik itu semua" Tutur Hikmat. Pencak silat diharapkan terus dilestarikan di Kota Bandung, utamanya mulai sejak dini, sejak kecil agar kecintaan terhadap budaya daerah tertanam kuat di urang sunda. Setelah Penampilan Seni Ibing Penca Silat Ti Paguronsinar Pusaka Tunggal, Sesi pertama FGD dimulai dengan menonton video testimoni sekolah penyelenggara ekstrakulikuler Pencak Silat kemudian dilanjutkan dengan talkshow. Wakil Ketua Cabang ISPI Kota Bandung, Sutarna, Sebagai Pengurus cabang PPSI, Deden gumilar dan Gangan dari disbudpar Kota Bandung serta Deni Kurniadi dari Dinas Pendidikan Kota Bandung. Kepala Bidang PPSD, Dani Nurahman, yang hadir mengenakan pangsi lengkap dengan iketnya, menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat dijadikan pengembangan Pendidikan Karakter Bandung Masagi. “Manajemen kurikulum terpadu dan berkesinambungan melalui Micinta Pencak tentu harus diupayakan” tuturnya. Lebih jauh dijelaskan bahwa pencak silat asli warisan nenek moyang bangsa Indonesia."Pencak silat Indonesia menjadi puser di dunia, pencak silat Jawa Barat menjadi puser di Bandung,dan di Bandung diharapkan pusernya ada di semua sekolah",tandas Dani Topik pembahasan pada sesi talkshow diantaranya adalah Prespektif Pencak Silat melalui Program2 yang telah dikembangkan terhadap Pendidikan di Sekolah, Nilai-nilai karakter yang dapat dikembangkan dalam pencak silat dan Pendekatan/metode yg digunakan untuk menjaring generasi milenial agar mencintai pencak. Diakhir talkshow Kasi Kurikulum menyampaikan bahwa setelah FGD ini beliau akan mengadakan Workshop guna membahas Seni Pencak Silat ini kedepannya apakah hanya akan menjadi extrakulikuler, atau akan di Insersi ke PJOK, atau di masukan kedalam muatan lokal.(AE,Irv TimKehumasanDisdikBandung) 1 2 4 3 5
2019-10-17 14:46:13
Sosialisasi Disleksia Bagi pendidik dan tenaga Kependidikan PAUD
Dinas Pendidikan Kota Bandung Bekerjasama dengan Dyslexia Parent Support Group (DPSG) Provinsi Jawa Barat selenggarakan Sosialisasi Disleksia Bagi pendidik dan tenaga Kependidikan PAUD Kota Bandung. Kamis, pendopo (17/10/19) Dibuka Oleh Bunda PAUD Kota Bandung, Ibu Siti Muntamah Oded M. Danial, Acara dihadiri oleh Ratusan peserta yang berasal dari komunitas dan Praktisi PAUD. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya peningkatan pemahaman terkait disleksia di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini. Sebagai tambahan informasi disleksia merupakan sebuah gangguan dalam perkembangan baca-tulis yang umumnya terjadi pada anak menginjak usia 7 hingga 8 tahun. Ditandai dengan kesulitan belajar membaca dengan lancar dan kesulitan dalam memahami meskipun normal atau di atas rata-rata. (TimKehumasanDisdikBandung)
2019-10-17 11:12:16
Disdik kembali terima Studi Tiru
Sebanyak 40 peserta terdiri dari Dewan Pendidikan, Unsur Dinas Pendidikan, dan Kepala Sekolah Kabupaten Tulung Agung laksanakan studi tiru di Dinas pendidikan Kota Bandung. Diterima oleh Sektrtaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra di Aula Disdik, Kamis (17/10/19). Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tulung Agung, Supriyono menyampaikan bahwa tujuannya datangan ke Dinas Pendidikan yaitu untuk bertukar Informasi terkait Arah Kebijakan yang ada di Dinas Pendidikan Kota Bandung. Dalam studi tiru tersebut Cucu Saputra menyampaikan beberapa point terkait Arah Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Bandung diantaranya Bagaimana Pemerintah Kota Bandung berupaya meningkatnya mutu infrastruktur pendidikan, meningkatnya mutu proses pembelajaran, meningkatnya mutu pendidik & tenaga kependidikan, dan meningkatnya mutu tata kelola pendidikan. Selain keterkaitan dengan logic model mutu pendidikan, Sekdisdik menyampaikan beberapa kebijakan dan inovasi yang telah dilaksanakan Dinas Pendidikan Kota Bandung. (AMF-TimKehumasanDisdikBandung) 1 4 3 2 5 6
2019-10-15 14:21:48
Kunjungan Kerja Pejabat Pendidikan Daerah Johor Bahru
Dalam rangka Program Pengantarbangsaan-1 Pasukan Badan Beruniform (PBB) Tahun 2019, Dinas Pendidikan Kota Bandung kembali dikunjungi oleh Pejabat Pendidikan Daerah Johor Bahru, Kementrian Pendidikan Malaysia.Aula Disdik, Selasa (15/10/2019) Berkenan menerima Kunjungan, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Menengah Pertama Hadiana Soeriatmadja di dampingi Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidkan SMP Nana Hanadi. Kementrian Pendidikan Malaysia bertujuan untuk memberikan pelajaran, peluang, dan pengalaman kepada para peserta program terutamanya murid murid dalam menjalankan aktivitas diluar ruang kelas melalui keterlibatan aktivitas Pasukan Badan Beruniform (PBB). Kunker ini berupaya untuk membangunkan potensi murid murid untuk dikembangkan ke arah pembentukan anggota masyarakat yang dinamik dan progresif disamping mengekalkan kesantunan dan budaya masyarakat Malaysia dan Indonesia yang majmuk dalam rumpun melayu. Hadiana menyampaikan ada yang membedakan Kota Bandung dalam pendidikan, setelah ada pendidikan nasional dan kementrian budaya di daerah setempat Kota Bandung juga mengangkat sebuah kurikulum. “ketika berbicara sebuah daerah maka akan ada budaya sektor lokal yang diangkat, sepertihalnya di Kota Bandung mengangkat budaya lokal dalam pendidikan, yang disebut dengan Bandung Masagi”. Tutur Hadiana. Bandung Masagi yaitu Iimplementasi sebuah model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, yang dirumuskan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung dan merupakan model pendidikan karakter sesuai pandangan hidup budaya paripurna, kokoh, dan ajeg menuju kesempurnaan. Bandung masagi mengandung 4 prinsip utama masyarakat sunda dalam mengamalkan kehidupan, yakni silih asih, silih asah, silih asuh, dan silih wawangi. Ke empat prinsip tersebut diwujudukan ke dalam empat program utama, yakni cinta agama, jaga budaya, bela negara, dan cinta lingkungan. (AMF-TimKehumasanDisdikBandung) 1 4 2 3 5
2019-10-14 15:49:16
Apel Pagi Dinas Pendidikan Kota Bandung
Apel Pagi Dinas Pendidikan Kota Bandung dipimpin Oleh Kepala Seksi Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Bambang Ariyanto, Halaman Disdik, Senin, (14/10/2019). Dalam arahannya, Bambang menyampaikan tentang bagaimana upaya peningkatan mutu pembelajaran dalam rangka mendorong pencapaian kompetensi siswa kota Bandung yang unggul, karena Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukan pribadi manusia. Pendidikan sangat berperan dalam membentuk baik atau buruknya pribadi manusia menurut ukuran normatif. Sebab dengan sistem pendidikan yang baik diharapkan muncul generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu menyesuaikan diri untuk hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. (AMF-TimKehumasanDisdikBandung) 1 3 2
2019-10-14 11:34:46
Aksi Duta Pelajar KangPisman
Aksi Duta Pelajar KangPisman ini diikuti secara serentak oleh 130an Peserta didik SD dan SMP dengan tempat berbeda yaitu CFD Dago dan CFD Buah Batu, para Duta Pelajar KangPisman ini berasal dari SMPN 52, SMPN 35, SMPN 18, SDN COBLONG, SDN, CISITU, SMPN 7, SMPN 40, aaaaaaa 44, SMPN 13, SMPN 28, SMPN 34, SDN CIJAGRA, dan SDN KARANGPAWULANG. Tujuan Gerakan ini diantara lain adalah menumbuhkan sikap peduli lingkungan kepada peserta didik agar tidak buang sampah sembarangan, tidak diam saat melihat sampah yang berserakan di tempat yang semesetinya, dan mengetahui cara memilah sampah berdasarkan jenisnya, juga memberi kesadaran pada para pengunjung CFD agar dapat memilah dan tidak membuang sampah sembarangan. (AR-TimKehumasanDisdikBandung) 1 WhatsApp Image 2019-10-14 at 10.19.39(1) WhatsApp Image 2019-10-14 at 10.19.39 9 8 7 5 4 3 2 6
2019-10-14 09:26:36
Kegiatan Penguatan Pendidikan Character Building
Sebanyak 79 Calon Kepala Sekolah yang lolos seleksi Sistem Informasi Kepala Sekolah Profesional (Sikasep) angkatan Tahun 2018 mengikuti Kegiatan Penguatan Pendidikan Character Building, Villa Alam Sentosa, (12/10/2019). Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Cucu Saputra, Kepala Bidang P3TK Edy Suparjoto beserta staf, Kepala Bidang PPSD Dani Nurrahman, Kepala Seksi PTK SMP Nana Hanadi, dan Kepala Seksi PTK SD Ahmad Taufan, juga didampingi oleh para Kepala Sekolah existing baik Kepala SD dan SMP sebagai tutor bagi para Calon Kepala Sekolah.
Para Calon Kepala Sekolah yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 4 Orang Kepala TK Negeri, 54 Orang Kepala SD Negeri, Dan 21 Orang Kepala SMP Negeri yang akan segera dilantik untuk mengisi kekosongan Kepala Sekolah di Kota Bandung. Maksud dan tujuan kegiatan character Building bagi calon kepala sekolah ini antara lain untuk membangun karakter yang meliputi cinta religi, cinta budaya, cinta lingkungan dan wawasan kebangsaan sehingga terbangun jiwa korsa, kebersamaan, persaudaraan, ketahanan mental fisik, visioner yang berwawasan lingkungan dengan kecintaan pada seni dan budaya sunda. Harapan Dinas Pendidikan Kota Bandung sangat tinggi terhadap terciptanya kompetensi kepala sekolah yang kualified untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan dan sebagai agen perubahan terbentuknya karakter karakter baru yg lebih humanis. (ARF-TimKehumasanDisdikBandung) 1 10 9 8 7 6 5 4 3 2
2019-10-14 09:14:01
Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan Pre-Construction Meeting (PCM) Pembangunan SD dan SMP
Dinas Pendidikan Kota Bandung gelar Rapat Teknis terkait Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan Pre-Construction Meeting (PCM) Pembangunan SD dan SMP Anggaran Pembelian Belanja Daerah Tahun 2019, Tebu Hotel, (10/10/2019). Turut Hadir Kepala Bidang PP SMP Hadiana Soeriaatmadja, Kepala Bidang PPSD Dani Nurrahman, Kasi Sarpras SD Fahrul Wiratma Kasi Sarpras SMP Yanuar Teguh Epsa, staf Sarpras SD Dinas Pendidikan Kota Bandung serta tim TP4D Kejaksaan Kota Bandung sebagai Narasumber. Kegiatan ini dihadiri oleh 3 Kepala SD dan 3 Kepala SMP, diantaranya: SDN 063 Kebon Gedang,SDN 035 Soka, SDN 062 Ciujung, SMPN 59, SMPN 45 dan SMPN 31 dengan pihak Kontraktor sebagai pelaksana dan Pengawas Konsultan dari masing-masing Sekolah yang sedang melaksanakan Pembangunan. Pelaksanaan pekerjaan ini diantaranya ada pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), rehab dan pembangunan toilet yang dimana dari 3 SD dan 3 SMP serta kontraktor yang hadir nantinya akan menjadi acuan bagi sekolah dan pelaksana lain yang juga sedang melaksanakan pembangunan. Kepala Bidang PP SMP hadiana berharap kepada semua yang hadir untuk berkolaborasi menghasilkan pekerjaan yang tepat mutu, tepat waktu dan tepat biaya. Hadi mengingatkan kepada para Kepala Sekolah agar pengerjaan infrastruktur ini tidak mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar dan Kepala Sekolah pun dapat menyiapkan tempat penyimpanan material bangunan agar tidak menganggu atau membahayakan peserta didik. Di akhir acara sekaligus menutup kegiatan, Kepala Bidang PP SD Dani Nurrahman berpesan agar semuanya dapat berkolaborasi dengan baik agar semuanya dapat berjalan dengan baik pula. (ARF-TimKehumasanDisdikBandung). 1 8 7 6 5 4 3 2
2019-10-14 09:01:34
Pengelolaan Pembelajaran Mutakhir
Dalam upaya Pengembangan Proses Belajar Mengajar SMP, Dinas Pendidikan Kota Bandung gelar Pengelolaan Pembelajaran Mutakhir Melalui Pengembangan Model dan Pembuatan Panduan serta Ekspose Pembelajaran dengan Pendekatan STEM jenjang SMP Kota Bandung, SMP BPI 1 Kota Bandung (10/10/2019). Kegiatan ini dihadiri oleh 250 Peserta yang terdiri dari pengawas SMP, Siswa, Guru, serta Kepala Sekolah dan tim dari 19 SMP yang telah menerapkan STEM di sekolahnya, yang nantinya para Tim STEM di tiap sekolah akan melakukan Ekspose di hadapan para peserta kegiatan. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar, dilanjut dengan Pelepasan Tim STEM Center UPI yang akan mengikuti International Mathematical Science Creativity Competition (IMCC) 2019 di Korea, didalamnya terdiri dari 10 peserta didik SMP Negeri dan Swasta terpilih dan telah menyelesaikan program YOUNG STEM UPI Bandung. Dalam sambutannya Kadisdik berpesan untuk menyempurnakan cara pandang terhadap kemajuan pendidikan ke depannya, karena pendidikan adalah hal yang paling mendasar bagi para generasi mendatang. “Kita harus memikirkan bagaimana cara kita untuk mengajak kepada peserta didik semua untuk bisa berfikir kreatif, berfikir kritis dan inovatif serta memiliki tanggung jawab yang tinggi terhadap negara, diri sendiri dan keluarganya” Tutur Kadisdik Hikmat Ginanjar. (Arf-TimKehumasanDisdikBandung) 1 2 4 3 7 6 5 8