Berita Lengkap

2019-10-14 08:51:11
Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Pendidikan (SIMDIK)
Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Akhmad Asikin membuka kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Pendidikan (SIMDIK), Fave Hotel, Kamis (10/10/19). Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang sistem informasi dan manajemen pendidikan yang di kembangkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung kepada para pengelola satuan pendidikan penyelenggara PAUD, dan para pembina satuan pendidikan penyelenggara PAUD. Sebanyak 182 peserta terdiri dari unsur Penilik PAUD, Pengawas TK, Kepala Sekolah PAUD Hiber, Kepala Sekolah PAUD Inklusif, Kepala SKB, Pamong Belajar SKB, Ketua IGTKI Kota Bandung, Kepala HIMPAUDI Kota Bandung. Hadir sebagai narasumber yang meliputi unsur dari Tim Informasi dan Teknologi (IT) Dinas Pendidikan Kota Bandung dengan materi yang disampaikan sebagai berikut ; - Pusat Sumber Belajar - Dapodik Bandung - Simdik Mobile Akhmad Asikin menyampaikan bahwa dijaman modernisasi ini manusia sangat bergantung pada teknologi. Sehubungan dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat di era globalisasi ini menuntut terhadap dunia pendidikan untuk selalu dan senantiasa menyesuaikan perkembangan teknologi terhadap usaha dalam peningkatan mutu pendidikan, terutama penggunaan teknologi informasi dan komunikasi bagi dunia pendidikan. Terkait dengan pemanfaatan teknologi informatika Disdik Kota Bandung terus memanfaatkan dan melaksanakan terobosan dalam inovasi pelayanan pendidikan yang terekam dalam Sistem Informasi dan Manajemen Pendidikan (SIMDIK). SIMDIK merupakan suatu aplikasi Disdik untuk menerapkan pengelolaan keadministrasian pelayanan pendidikan dengan memanfaatkan Teknologi Informatika. “sebagai layanan pendidikan tentunya, SIMDIK sangat penting sekali dipahami dan dikuasai oleh komunitas Pendidikan di Kota Bandung”. Tutur Akhmad Asikin Akhmad berharap dari kegiatan Bimtek ini dapat tersosialisasikannya inovasi Dinas Pendidikan yang terekam dalam SIMDIK, serta pengguna layanan pendidikan dapat mengakses dan memanfaatkan simdik untuk mempermudah mendapatkan layanan pendidikan. Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Abdul Gaos dalam penutupan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Manajemen Pendidikan menyampaikan mudah"an kegiatan ini sangat bermanfaat dan untuk menambah ilmu dan kemampuan untuk bapak dan ibu (AMF – TimKehumasanDisdikBandung). 1 2 5 4 3
2019-10-14 08:43:35
Pembekalan Rintisan Usaha Pasca Pelatihan Angkatan 2
Dibuka oleh Kadisdik Kota Bandung, Dinas Pendidikan Kota Bandung gelar Kegiatan Pembekalan Rintisan Usaha Pasca Pelatihan Bagi Peserta Didik Angkatan 2 di Grand Pasundan Convention Hotel, (8-9/10/2019). Turut hadir Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat Cucu Halimah beserta staf, Ketua Forum Lembaga Kursus dan Pelatihan (FLKP) Kota Bandung Avip Firmansyah, tim Kadin Provinsi Jawa Barat Iwan Gunawan, tim japnas, sigma prospektif, serta gapura digital sebagai narasumber. Kegiatan ini diikuti oleh 128 Peserta Didik dari 14 lembaga penerima Bantuan Pendidikan BOP LKP dan PKBM. Kadisdik Kota Bandung memberi arahan pada sambutannya "bahwa pemerintah indonesia khususnya pemerintah kota bandung sangat konsen dalam penyelenggaraan pendidikan formal, informal, maupun non formal, ini menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat indonesia yang wajib mengenyam pendidikan." Di akhir sambutannya Kadisdik berpesan "Kita tidak hanya harus cerdas secara intelektual, harus cerdas secara emosional tapi kita harus cerdas secara spiritual artinya bahwa kita bisa membandingkan pebisnis pebisnis atau pengusaha yang berhasil dari jaman dulu sampai sekarang tentu bisa kita ambil perilaku yg bisa kita jadikan teladan jadikan pedoman bagi kita untuk bisa melaksanakan bisnis di masa sekarang ini meskipun zamannya berbeda" tuturnya. Kepala Bidang PP PAUD Dikmas, Abdul Gaos, berharap agar apa apa yang sudah di dapatkan supaya dapat dipelajari dan diendapkan ke dalam memori agar dapat berguna bagi kehidupan kelak. "konon katanya kalau proses pembelajaran itu seperti cabe begitu digigit akan terasa pedas di akhir, kadang-kadang yang hari ini diaplikasikan proses pembelajarannya mungkin 5 tahun, 10 tahun, atau seminggu yang lalu dan baru dapat terasa hari ini. (TimKehumasanDisdikBandung) 1 2 3 5 4 6
2019-10-10 11:42:22
Bimbingan Teknis Dapodik
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para pengelola data/operator satuan pendidikan PAUD, Pokja IT PKG, para pengawas TK dan penilik PAUD tentang aplikasi DAPODIK PAUD Dikmas serta mengoptimalkan pendataan peserta didik dan tenaga kependidikan di satuan penyelenggaraan PAUD, Dinas Pendidikan Kota Bandung melalui Seksi PAUD selenggarakan Bimbingan Teknis Dapodik. Dalam sambutannya Kepala Seksi PAUD Ahmad Asikin mengatakan bahwa Data Pokok Pendidikan atau yang biasa disebut Dapodik sangat penting karena Dapodik merupakan sistem pendataan yang digunakan untuk menjaring semua data terkait data kelembagaan dan kurikulum sekolah, data siswa, data guru dan karyawan, serta data sarana dan prasarana setiap sekolah di seluruh Indonesia. Lebih lanjut Ahmad mengatakan bahwa Dapodik menjadi prioritas yang digunakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam mengambil kebijakan juga sebagai satu-satunya acuan data yang digunakan Kemdikbud. Tentunya hal ini menjadikan dapodik memiliki peran yang sangat vital. Pada saat ini dapodik mempunyai banyak fungsi, diantaranya: 1. Alokasi dana BOS bagi sekolah sesuai jumlah siswanya; 2. Alokasi kuota penerima tunjangan-tunjangan bagi guru yang memenuhi syarat; 3. Alokasi bantuan sarana dan prasarana bagi sekolah yang fasilitasnya belum memadai; 4. Pengajuan dan perbaikan data kelembagaan sekolah; 5. Pengajuan dan VerVal (Verifikasi dan Validasi) data dan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK); 6. Pengajuan dan VerVal data Peserta Didik (Siswa) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN); 7. Pengajuan dan Verval data Satuan Pendidikan dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN); 8. Pemetaan dan pemerataan guru; 9. Monitoring dan Evaluasi kebijakan-kebijakan dan program- program Kemdikbud; 10. Mempercepat dan meningkatkan efektifitas pelaporan yang dilakukan dari sekolah ke kementerian serta dengan mengurangi resiko penyimpangan atau pelanggaran yang ada sebelumnya. Ahmad kemudian mengingatkan kepada para pengawas dan penilik untuk melakukan verifikasi/survey lapangan. Mereka harus memastikan lembaga – lembaga di lapangan masih aktif atau tidak dan memastikan bagi lembaga yang masih aktif harus menginput data di Dapodik. Karena hal ini, salah satunya akan berakibat pada penerimaan DAK Nonfisik BOP PAUD. Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang PP PAUD Dikmas Abdul Gaos secara gamblang memberikan arahan terkait Kebijakan Pengelolaan Dapodik PAUD dan Dikmas. Sementara Tim Manajemen Dapodik Kota Bandung Kota dan Tim Manajemen PAUD Dikmas Kota Bandung hadir menjadi Narasumber. Adapun materi yang disampaikan diantaranya “Pengantar Dapodik” oleh Ace Aliyudin, “Pengantar Aplikasi Dapodik PAUD Dikmas oleh Imam, dan “Implementasi Pengelolaan Data PAUD Berbasis Dapodik” oleh Asep Setiawan. Ahmad Asikin berharap setelah diselenggarakannya Bimtek Dapodik PAUD ini mampu meningkatkan pemahaman para pengelola data/operator satuan pendidikan PAUD, Pokja IT PKG, para pengawa TK dan penilik PAUD tentang aplikasi DAPODIK PAUD Dikmas. (Scars-TimKehumasanDisdikBandung). WhatsApp Image 2019-10-09 at 16.55.04 (7) WhatsApp Image 2019-10-09 at 16.55.04 (1) WhatsApp Image 2019-10-09 at 16.55.04 (2) WhatsApp Image 2019-10-09 at 16.55.04 (4) WhatsApp Image 2019-10-09 at 16.55.04 (5) WhatsApp Image 2019-10-09 at 16.55.04 (6) WhatsApp Image 2019-10-09 at 16.55.04 WhatsApp Image 2019-10-09 at 16.55.04 (3)
2019-10-08 16:37:58
Pendampingan Program penyelenggaraan Sekolah Gratis APDB
Dinas Pendidikan Kota Bandung menyelenggarakan Pendampingan Program penyelenggaraan Sekolah Gratis APDB Kota Bandung Tahun 2019 di Aula Disdik (08/10/2019)
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Bendahara Pembantu Pengeluaran (Bendahara Sekolah) dan PPTK SDN 246 s.d. SDN 274. Kegiatan ini dilaksanakan agar Kepala Sekolah, Bendahara & PPTK dapat membuat perencanaan, penggunaan dan pelaporan dengan Baik . Hadir Sebagai Narasumber dalam kegiatan ini para Pejabat Pengadaan Barang & Jasa di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandung (Eka-TimKehumasanDisdikBandung)
 
2019-10-08 16:31:41
Audiensi PMI Kota Bandung
Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Sukanda Permana menerima Audiensi dari PMI Kota Bandung berkaitan dengan Bulan Dana PMI Tahun 2019, Opro Dinas Pendidikan, Selasa (08/10/2019). Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung tahun 2019 dilakukan dalam rangka menghimpun sejumlah dana untuk kebutuhan berbagai aktifitas PMI Kota Bandung. Lembaga ini memiliki berbagi aktifitas yang bertujuan untuk meringankan penderitaan sesama manusia tanpa membedakan suku bangsa, agama, golongan, warna kulit, jenis kelamin dan bahasa. (AMF-TimKehumasanDisdikBandung).
2019-10-08 16:21:32
Sosialisasi Pendidikan Profesi Guru (PPG)
Dalam rangka percepatan pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG), Disdik selenggarakan Sosialisasi Teknis Persiapan hingga Pelaksanaan Pendidikan profesi Guru (PPG). Harapannya kegiatan ini dapat membantu Guru meningkatkan kompetensi dan profesionalisme menuju guru profesional. Aula Penerbit Yudistira, Selasa (08/10/2019). Hadir dalam kegiatan Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar Akhmad Taufan beserta Staf. Peserta kegiatan sebanyak 829 terdiri dari guru SD Negeri dan Swasta dibagi menjadi 7 tahap selama 3 hari. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra, membuka sekaligus memberikan arahan kepada para peserta. Cucu menyampaikan bahwa mendorong profesionalisme merupakan wujud kasih sayang Dinas Pendidikan terhadap guru. “jika didorong profesionalismenya maka ujung – ujungnya sampai kepada tahapan guru profesional yang mendapatkan apresiasi” jelas Cucu Guru harus menempuh uji kompetensi, agar guru dapat mengetahui sejauhmana kompetensi dirinya. Sehingga guru profesional pasti akan meningkatkan kompetensi yang kurang. Bagi Disdik, peta kompetensi Guru tentu hal tersebut dapat dijadikan sebagai dasar untuk menetapkan program pelatihan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh guru. Hal tersebut penting agar pelatihan dilakukan tepatpada sasaran dan tujuannya. PPG ini hadir untuk memberikan apresiasi, memberikan motivasi, serta memberikan dorongan, kerena mutu pendidikan akan baik manakala infrastruktur, proses belajar mengajar, pendidik dan tenaga kependidikan serta tata kelolanya bermutu. “Tolong jadikan PPG ini sebagai peluang untuk meningkatkan mutu guru sehingga menjadikan diri lebih profesional untuk ke depannya” harap Cucu di akhir arahannya. Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD, Akhmad Taufan, menyebutkan bahwa Sasaran kegiatan Sosialisasi PPG dalam Jabatan yaitu guru PNS dan Non PNS baik sekolah Negeri maupun Swasta yang belum memiliki Sertifikat Pendidik. Harapannya pelaksanaan PPG ini adalah tersosialisasinya regulasi – regulasi dan teknis rekrutmen PPG. Harapannya peserta memahami kriteria – kriteria dan perysaratan mengikuti PPG, memahami proses PPG yang dilaksanakan Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan dan siklus perkuliahan serta konsekuensinya.. (AMF-TimKehumasanDisdikBandung)
2019-10-08 15:03:44
Pembekalan Pelaksanaan Penilaian Prestasi Kerja Kepala Sekolah (PKKS)
Dinas Pendidikan Kota Bandung selenggarakan Pembekalan Pelaksanaan Penilaian Prestasi Kerja Kepala Sekolah (PKKS) bagi Pengawas sekolah jenjang TK, SD, dan SMP Negeri dan Swasta, Aula Disdik, Senin (07/10/2019). Turut hadir Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Dani Nurahman, Kepala Bidang Pengembangan Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Hadiana Soeriatmadja, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Edi Suparjoto, Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP Nana Hanadi. Berkenan memberikan arahan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Cucu Saputra, dalam arahannya Cucu menyebutkan Kota Bandung telah menyikapi terkait Permen No 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah itu adalah sebuah keniscayaan untuk dilaksanakan dan tentu bukan hanya soal penguatan saja, namun ada periodesasi jabatan yang berbeda dengan Permen No 28 Tahun 2010 yang mana periodesasi jabatan yaitu selama 2 periode, sedangkan saat ini dalam Permen No 06 Tahun 2018 periodesasi jabatan yaitu selama 4 periode, akan tetapi Kepala Sekolah setiap tahun dapat diberhentikan apabila tidak mendapat Penilaian Prestasi Kinerja Kepala Sekolah dengan nilai baik. “kita harus menyikapi itu dengan sebuah upaya baru agar pelayanan pendidikan ke masyarakat memberikan layanan terbaik dan dapat terkawal mutu layanannya” Tutur Cucu Saputra. Kepala Bidang P3TK Edi Suparjoto menyampaikan Sebagai Pengawal dan pengawas sekolah tentu harus profesional dan bermartabat sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan. Pengawas sekolah berkedudukan sebagai Pelaksana Teknis Fungsional di bidang pengawasan akademik dan manajerial pada sejumlah satuan pendidikan yang ditetapkan, adapun jabatan pengawas adalah karir yang hanya dapat diduduki oleh guru yang berstatus PNS. Tugas Pokok pengawas yaitu menyusun program pengawasan sekolah, memantau pelaksanaan 8 standar, melakukan penilaian administrasi, akademis dan fungsional, serta Pengawasan daerah khusus, dalam tugas pokok pengawas mencangkupi kinerja guru dalam pembelajaran dan kinerja Kepala Sekolah dalam mengelola pendidikan. Pengawas sekolah mempunyai fungsi sebagai Mitra guru, Inovator, Konselor, Motivator, Kolaborator, Asesor, Evaluator dan Konsultan. (AMF – TimKehumasanDisdikBandung).  
2019-10-07 11:01:56
Apel Pagi di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandung
Kepala Seksi Kurikulum Sekolah Dasar, Deni Kurniadi bertugas sebagai Pembina Apel Pagi di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandung, Halaman Disdik, Senin (07/10/2019). “Disdik telah mencapai standar nasional pendidikan, namun sebagai pelayan pendidikan, kita harus terus meningkatkan kinerja kita demi pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat”. Tutur Deni Kurniadi Dalam arahannya Deni Kurniadi menyampaikan untuk para pegawai di lingkungan Disdik untuk menjadikan sebagai acuan dasar yang harus dipenuhi yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, salah satunya yaitu Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Eka-AMF TimKehumasanDisdikBandung) 1 3 2
2019-10-03 15:24:26
Pembekalan Rintisan Usaha Pasca Pelatihan (Angkatan 1)
Melalui Bidang Pembinaan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Dinas Pendidikan Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Rintisan Usaha Pasca Pelatihan (Angkatan 1), kegiatan ini sebagai bentuk upaya untuk menciptakan wirausahawan baru yang termasuk pada Program Kerja Dinas Pendidikan Kota Bandung Tahun 2019, Hotel Atlantic City, Selasa (02/10/2019). Sebanyak 600 peserta didik, terdiri dari 40 Lembaga penerima Bantuan Pendidikan BOP LKP dan PKBM. Kegiatan ini dibagi menjadi 3 angkatan, berlangsung selama 6 hari ditempat dan waktu yang berbeda. Hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar, di dampingi Kepala Bidang PP PAUD Dikmas Abdul Gaos, Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat Cucu Halimah, beserta Staf, dengan Narasumber dari Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS), Kadin Kota Bandung, Tim Sigma Prospektif Indonesia, Bank BRI dan BJB. Berkenan membuka sekaligus memberikan arahan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar. Dalam arahannya, Hikmat menyampaikan agar para peserta dapat mengetahui bagaimana cara berwirausaha dengan baik setelah mendapatkan pendidikan dan pembekalan hari ini dan berikutnya. "Kelola potensi yang ada pada diri kita dan contohlah sahabat Rosululloh, Abdurahman bin Rauf, seorang wirausahawan sukses dan dermawan pada jamannya", Tutur Hikmat Ginanjar Diakhir arahannya, Hikmat berharap agar para peserta dapat membuat sebuah perencanaan, membuat pola pikir perilaku dan manajemen yang lebih baik lagi untuk kedepannya, serta dapat memanfaatkan kesempatan ini supaya kelak kemudian hari bisa menciptakan kemandirian berwirausaha. Kepala Seksi Dikmas menyampaikan bahwa Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) adalah layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan bekal dan pengetahuan keterampilan, serta menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengelola potensi diri dan lingkungan yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha dalam rangka mengurangi kemiskinan dan pengangguran serta mendukung dalam pertumbuhan ekonomi melalui kewirausahaan di Kota Bandung. (TimKehumasanDisdikBandung)   Gambar mungkin berisi: 9 orang, keramaian dan dalam ruangan Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum Gambar mungkin berisi: 1 orang, teks Gambar mungkin berisi: 1 orang, teks Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang tersenyum, orang berdiri Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang tersenyum, orang berdiri Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang tersenyum
2019-10-03 15:12:44
Pembinaan PAUD HIBER di SHEO Resort Hotel
Dinas Pendidikan Kota Bandung melalui Seksi PAUD selenggarakan Pembinaan PAUD HIBER di SHEO Resort Hotel pada Selasa, 1 Oktober 2019. Ini adalah tindak lanjut dari Program Pemerintah PAUD Holistik Integratif (HI). Di Kota Bandung PAUD HI ini dikembangakan menjadi PAUD HIBER (Holistik Integratif Berdimensi Sosial Budaya dan Ekonomi). Kegitan kali ini merupakan evaluasi ke-3 di tahun 2019, sebelumnya sudah dilaksanakan pembinaan sebanyak duakali pada lembaga – lembaga PAUD Hiber di Kota Bandung. Yang pertama pada bulan Februari di TK Negeri Citarip dan April di Hotel Grand Asrilia. Kegiatan kali ini diikuti 150 peserta terdiri dari Pokja II PKK Kota Bandung, Pengawas RA, Pengawas TK, Kepala SKB Kota Bandung Penilik PAUD, Ketua IGTKI Kota Bandung, Ketua GOPTKI Kota Bandung, Ketua Himpaudi Kota Bandung, Ketua IGRA Kota Bandung, Ketua BKPRMI Kota Bandung, Ketua PKG Kecamatan se- Kota Bandung dan 64 Lembaga PAUD HIBER. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Drs. H. Hikmat Ginanjar, M.Si., Direktur Seameo Ceccep Jawa Barat Dr. Dwi Priyono, M.E.D, Kepala Bidang PP PAUD Dikmas Drs. H. Abdul Gaos, M.Pd, serta Kepala Seksi PAUD Ahmad Asikin, S.Pd., M.M.Pd. Di kegiatan kali ini Kepala Seksi PAUD Ahmad Asikin menggagas tema Pendidikan Kebencanaan di Satuan Pendidikan yang melibatkan beberapa narasumber diantaranya Bapak Irwan Gunawan, M.Pd., dari Seameo Ceccep (Pembuatan SOP Mitigasi) kemudian Ibu Dra. Hj. Erna Ermilia, M.M., dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa terkait Pengantar Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), serta Ibu Anna Musdalifah, M.Pd dari TK Assalam terkait Evakuasi dan Mitigasi Bencana. Kepala Seksi PAUD dalam laporan kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pembinaan PAUD HIBER yang ketiga dan pada bulan November mendatang akan dilaksanakan pembinaan PAUD HIBER yang ke empat atau terakhir di tahun 2019. Sengaja mengusung tema Pendidikan Kebencanaan pada satuan Pendidikan, hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan anak terhadap bencana sejak usia dini. Kemudian Ahmad menambahkan bahwa dengan diberikannya pendidikan kebencanaan sejak usia dini dapat meminimalisir resiko terhadap bencana. Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar menjelaskan bahwa satuan pendidikan perlu membangun pembiasaan menghadapi bencana, mulai gempa bumi, tsunami, dan kebakaran sejak dini. Lewat pendidikan, masyarakat perlu disadarkan bahwa daerah yang kita tempati saat sekarang rawan bencana, terutama bencana alam geologi. Karena posisi Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik dunia, yaitu lempeng Australia di selatan, lempeng Euro-Asia di bagian barat, dan lempeng Samudra Pasifik di bagian timur. Salah satunya Kota Bandung merupakan potensi bencana gempa bumi karena berada pada sasar Lembang. Maka, setiap warga negara, termasuk siswa, mesti tahu bagaimana bisa meloloskan diri secara tepat supaya tidak menambah korban jiwa dan tanggap terhadap bencana sehingga dapat meminimalisir korban bencana. Oleh karena itu sangat penting pendidikan kebencanaan diberikan sejak usia dini. (TimKehumasanDisdikBandung) Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum, teks Gambar mungkin berisi: 1 orang, teks Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang berdiri Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang tersenyum, orang berdiri Gambar mungkin berisi: 10 orang, orang tersenyum, keramaian